Langsung ke konten utama

Postingan populer dari blog ini

Boring

Hay !? udah lama nih nggak buat post...palingan kalau buat postingan gk dibaca...percuma deh capek-capek buat postingan...huuhh.... Hari ini nggak ada tema nih...ada yang mau kasih saran? silahkan komen... oh, iya. Aku punya teman ngeblog nih...namanya Adisti, tolong dikunjungi blognya yaaa...  http://adistizahwa.blogspot.com/ Salam Kacang ^_^

Alasan Jepang membentuk BPUPKI

         Memasuki awal tahun 1944, kedudukan Jepang dalam perang Pasifik semakin terdesak. Angkatan Laut Amerika Serikat dipimpin Laksamana Nimitz berhasil menduduki posisi penting di Kepulauan Mariana seperti Saipan, Tidian dan Guan yang memberi kesempatan untuk Sekutu melakukan serangan langsung ke Kepulauan Jepang. Sementara posisi Angkatan Darat Amerika Serikat yang dipimpin oleh Jendral Douglas Mac Arthur melalui siasat loncat kataknya berhasil pantai Irian dan membangun markasnya di Holandia (Jayapura). Dari Holandia inilah Mac Arthur akan menyerang Filipina untuk memenuhi janjinya. Di sisi lain kekuatan Angkatan Laut Sekutu yang berpusat di Biak dan Morotai berhasil menghujani bom pada pusat pertahanan militer Jepang di Maluku, Sulawesi, Surabaya dan Semarang. Kondisi tersebut menyebabkan jatuhnya pusat pertahanan Jepang dan merosotnya semangat juang tentara Jepang. Kekuatan tentara Jepang yang semula ofensif (menyerang) berubah menjadi defensif (berta...

Bab 1. Me

“Hari yang sangat melelahkan.” Semua seperti biasanya. Udara yang selalu dingin, jalanan yang basah dan licin. Aku benci hujan. Dan semua hal sangat mudah ditebak. Aku tinggal di kota yang selalu saja hujan. Lingkungan yang sangat suram dan cat rumah yang gelap. Aku sudah terbiasa. Kami pindah 2 bulan yang lalu. Seperti biasanya pindah rumah juga berarti pindah sekolah. Keluargaku pindah karena beberapa alasan, tapi alasan utama kami pindah hanya satu. Kami sedang berburu. “Hei Mark! Kau selalu saja mengeluh tentang hari yang melelahkan. Hari ini semua guru sedang rapat kawan. Apa yang membuatmu lelah? Kau seharusnya senang.” Aku menatapnya dengan mata yang mengantuk. “Karena itulah aku sangat lelah Jordan. Di sini sangat bising.” Jordan selalu saja menggangguku, tapi, walaupun sangat mengganggu, dia tetaplah temanku.  Kami selalu bersama sejak kecil. Ibu kami berteman. Jika kami pindah, sudah pasti keluarganya juga pindah. Kami berdua tidak memiliki teman. Karena bebe...