Langsung ke konten utama

Chocolate Hills

Gundukan Bola-Bola Cokelat

Chocolate Hills atau Bukit Cokelat ini adalah nama daerah perbukitan di Provinsi Bohol, Filipina. Kawasan bukit cokelat ini nampak seperti gundukan-gundukan bola-bola cokelat besar.


Chocolate Hills ini sebenarnya merupakan kawasan bukit kapur. Seluruh kawasan bukit kapur ini ditumbuhi rerumputan. Gundukan bukit-bukit di sana berbeda-beda ukuran besar dan tingginya. Saat musim kemarau, rerumputan di sana kering dan berubah warna menjadi coelat. Inilah yang membuat bukit ini diberi nama Chocolate Hills atau Bukit Cokelat. Saat musim kemarau berakhir, rerumputan pun kembali hijau.


Di kawasan bukit ini, terdapat sekitar 1.260 bukit. Konon, kawasan wisata yang unik ini akan diajukan sebagai situs warisan dunia UNESCO. Di daerah Bohol, Filipina, ada tiga kota yang punya kawasan perbukitan seperti ini. Yaitu di kota Batuan, Carmen dan Sagbayan.

Legenda Bohol

Di balik keunikan kawasan perbukitan ini, ada beberapa cerita. Salah satunya adalah pertengkaran dua raksasa. Konon, pada suatu hari ada dua raksasa yang bertengkar. Sambil bertengkar, mereka saling melemparkan batu dan pasir. Pertengkaran itu berlangsung selama berhari-hari. Akibatnya? Lemparan-lemparan batu dan pasir itupun menjadi menumpuk di mana-mana. Konon, itulah asal-usul terbentuknya Bukit Cokelat.

Salam Kacang ^_^

Source : Majalah Bobo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa harus hemat Listrik?

sumber : http://kristinatann.blogspot.com/2014/01/mengapa-harus-menghemat-listrik.html

Strategi Pergerakan nasional di Indonesia : Periode Bertahan dan Periode Moderat

KATA PENGHANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.Yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada kami, sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini berjudul “Strategi Pergerakan Nasional di Indonesia pada Periode Bertahan dan Periode Moderat”. Diharapkan makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang Strategi Pergerakan Nasional di Indonesia pada Periode Bertahan dan Periode Moderat. Jika dilihat dari berbagai aspek, kami menyadari bahwa makalah yang telah kami buat ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Tuhan senantiasa memberikan berkatNya kepadakita. Amin. 1) Periode Bertahan (Setelah Sumpah pemuda) Terjadinya kri...